Mengunjungi Desa Adat Compang Ruteng Manggarai Flores

Posted on

Pariwisata Indonesia

Siap Menuju Desa Adat Compang Ruteng

Berencana untuk berwisata atau jalan-jalan pasti kita ingin perjalanan yang mulus, akomodasi yang nyaman, hotel murah, makanan enak, tiket pesawat murah, dekat kemana-mana, dan bisa sewa motor atau mobil.

Daya tarik

Di Kampung Adat Compang Ruteng terdapat keindahan alam dan keunikan budaya masyarakat lokalnya. Ada banyak keunikan, mulai dari tingkat desa (desa), kecamatan (kecamatan), kabupaten (kabupaten), dan provinsi.

Di Indonesia, setiap provinsi memiliki karakteristik yang berbeda dan menarik. Setiap provinsi memiliki budaya dan gaya hidup yang berbeda dan unik.

Compang adalah altar batu yang biasa ditemukan di pekarangan rumah adat masyarakat Manggarai. Compang merupakan pusat dari upacara adat, di antaranya adalah penti, upacara puji syukur atas hasil panen yang melimpah. Kerbau dan sapi diikat pada compang ini untuk selanjutnya dikorbankan.

Compang Ruteng terletak di tengah desa Ruteng Pu’u di Kecamatan Golo Dukal, Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Batu Compang dan pekarangan yang mengelilinginya berada di tempat yang lebih tinggi daripada rumah penduduk setempat. Pohon Beringin (Ficus Benjamina), secara lokal dikenal sebagai Ruteng, pernah tumbuh di tengah-tengah Compang.

Pohon tersebut sudah tidak ada lagi dan sekarang diganti dengan pohon Dadap. Di sebelah timurnya, Compang memiliki dua rumah tinggi tradisional setempat dengan atap runcing.

Pemerintah menjaga kelestarian alam dan menjaga kondisi hutan dengan baik.

Lingkungan juga terjaga dengan baik.

Aktivitas

Mengunjungi Kampung Adat Compang Ruteng, kita akan menyaksikan aktivitas rutin masyarakat dalam budaya tradisional yang unik. Serta terdapat hidangan dan makanan khas sebagai bagian dari wisata kuliner yang enak dan enak.

Kita bisa masuk ke dalam rumah adat yang disebut Rumah Gendang, untuk melihat strukturnya, interior kayunya, dan perlengkapannya seperti gong, kendang kecil dan perisai yang digunakan untuk tarian tradisional.

Saat pertama kali masuk ke dalam rumah tersebut kamu akan diterima sebagai tamu resmi dan akan ada rangkaian upacara ritual yang wajib kamu ikuti.

Penduduk lokal hanya bisa berbicara dalam bahasa Manggarai dan bahasa Indonesia. Anda perlu memiliki juru bahasa jika tidak bisa berbahasa Indonesia dan ingin masuk ke Rumah Gendang.

Di tempat ini juga terdapat event atau kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun baik nasional maupun internasional.

Aksesibilitas

Perjalanan menuju Kampung Adat Compang Ruteng kini sangat mudah. Kita bisa masuk melalui berbagai moda transportasi.

Akses menuju Desa Adat Compang Ruteng:

Compang Ruteng terletak tiga kilometer dari kota Ruteng di kabupaten Manggarai di bagian barat Flores .

Anda dapat melakukan perjalanan darat dari Labuan Bajo ke Ruteng , dan selanjutnya ke Ende dan Maumere. Ada penerbangan harian dari Kupang (di pulau Timor) ke Maumere dan Ende.

Dari Kupang, ada penerbangan dua kali seminggu ke Ruteng. Sedangkan ke Labuan Bajo, ada penerbangan harian dari Bali, dan perahu motor antar pulau dari Sape, di pantai timur Sumbawa , di Nusa Tenggara Barat.

Dari pusat kota Ruteng, Anda bisa naik bemo atau ojek menuju Compang Ruteng. Setelah itu baru bisa jalan kaki. Total luas tanah Compang sekitar setengah lapangan sepak bola

Kondisi infrastruktur semakin membaik. Mulai dari jalan raya, bandara, jalan setapak, pelabuhan, jembatan, tangga, bahkan beberapa tempat bisa dijangkau dengan jalan tol.

Kita bisa berkunjung dengan pesawat, mobil, kapal, bus, sepeda motor dan sepeda. Suatu saat, kita bisa naik kereta. Kita juga bisa berjalan dengan bebas.

Kenyamanan

Di Desa Adat Compang Ruteng, teknologi semakin berkembang. Lokasi mini market, toko (warung kedai), Money Changer, ATM, Bank BRI BCA BNI Mandiri, Bank BTPN Nagari BJB, supermarket, dan restoran dapat dengan mudah kita temukan. Jadi kita tidak akan kelaparan atau kekurangan barang yang diperlukan.

Saran Sebelum Mengunjungi Desa Adat Compang Ruteng:

Jika ingin melihat interior rumah adat Rumah Gendang di Compang Ruteng dikenakan biaya Rp. 10.000 atau 1 USD untuk penyewa atau pengawalnya.

Jika Anda sakit dan membutuhkan pertolongan, Anda juga bisa mengunjungi klinik, apotek apotek (apotek), dokter praktik, rumah sakit, dan puskesmas.

Di tempat ini kita juga bisa mencari tempat ibadah seperti masjid, gereja, dan lain-lain.

Akomodasi

Mencari tempat menginap di Kampung Adat Compang Ruteng sangatlah mudah. Kita bisa menginap di home stay, hotel, losmen, hostel dan tempat lainnya.

Untuk mendapatkan penginapan dengan harga yang murah dan pasti nyaman silahkan simak dibawah ini:

Booking.com

Pengalaman dan Ulasan

Sudah banyak pengunjung yang mengunjungi Kampung Adat Compang Ruteng, banyak cerita menarik yang diceritakan. Seperti rasa puas, senang, mau datang lagi, tidur nyenyak, dan hampir tidak ada yang kecewa atau komplain datang kesini.

Jadi, pengunjung akan mengetahui bagaimana menemukan hotel terbaik, di mana tepatnya berada, mengapa luar biasa, berapa tarif dan tarif, siapa orangnya, siapa yang harus ditanyakan, dan kapan waktu terbaik untuk berkunjung.

Tempat wisata ini bisa kita kunjungi dari Tanjung Pinang, Tanjung Redep, Tanjung Selor, Tapak Tuan, Tarakan, Tarutung, Tasikmalaya, Muara Bungo, Muara Enim, Muara Teweh, Muaro Sijunjung, Muntilan, Nabire, Negara, Nganjuk,

That’s all the information we provided, hopefully useful.